Akhirnya mbah Kakung saya berpulang kepada-Nya…
Tidak terlalu kaget ketika Ibu saya mengabarkan tentang hal itu. hari Minggu, 13 Februari 2011 pukul 23.00.., karena memang sebelumnya Mbah Kakung sudah sering keluar masuk rumah sakit karena penyakit maag dan penyakit jantung yang beliau derita..jauh di dasar hati, saya sudah menyiapkan mental saya untuk ini
Kehilangan…?pasti…Menyesal??iya…karena saya tidak sempat menghadiri pemakaman mbah Kakung akibat pesawat yang delay…
Masih teringat canda tawa dengan beliau ketika kecil, ketika saya ikut mengambil gaji pensiunan beliau dan pulangnya ditraktir sprite, ketika dibuatkan ayunan dari bangku dan ban, ketika dibuatkan kuda-kudaan dan senjata api dari pelepah pisang..
Selamat Jalan Mbah Kung, semoga Mbah Kung tenang di sisiNya…
Ket: mbah kakung (memakai baju batik hijau dan merangkul saya)
